kata-kata

Wimax: Pakistan vs. USA? Pakistan dong!

Judulnya bukan candaan, tapi memang kenyataan. Kalau diolahraga barangkali kriket Pakistan akan mencukur kriket USA, tapi bukan kriket. Jawabannya justru aplikasi teknologi, khususnya teknologi komunikasi nirkabel alias wireless, lebih tepatnya lagi teknologi wireless termutakhir bernama wiMAX.

Cukup “menghibur” mendengar negara satu ini mampu mengalahkan Amerika dan pionir teknologi lainnya. Pakistan sejak 2006 secara gigih memperjuangkan aplikasi WiMAX dinegaranya. Sebuah konsorsium-pun dibangun, antara Wateen (vendor lokal seperti Telkomsel), Intel (raksasa prosesor) serta Motorola mulai membangun WiMAX ditahun 2006.Hasilnya mumpuni. Kalau kita masih tergagap-gagap dengan wi-fi, amerika hanya mengaplikasikan WiMAX terutama di Seattle & Chicago, Korea terbatas di Seoul (itupun beberapa bagian saja), sementara negara lain juga masih tersendat. Pakistan membuat WiMAX layak dinikmati siapapun di negara itu. Pemakai WiMAX mencapai 2 juta pelanggan dan mencakup lebih dari 20 daerah dari Islamabad, Karachi sampai Rawalpindhi.

Lalu apa kehebatan WiMAX? Koneksi broadband tanpa kabel berkecepatan 2 MBPS (download dan upload file 2 Megabyte butuh waktu kurang dari 4 detik saja), jangkauan pancar satu pemancar lebih dari 4KM (bandingkan dengan wi-fi yang hanya berapa meter). Dengan kecepatan 2 MBPS, kita bisa memainkan Youtube di PDA atau smartphone secepat kedipan mata. Akses internet menjadi sangat mobile dan mudah ditiap area.

[WiMAX, sebuah overview dari Intel]

Gampangnya (karena orang-2 telekomunikasi ini suka sekali membingungkan kita dengan singkatan-singkatan: wi-fi, wimax, hsdpa, *%&#@), wimax adalah teknologi 4G, selangkah didepan 3G yang sering diiklankan itu. Teknologi 4G (G: Generation), mencakup komunikasi suara, data, internet dan multimedia. Setiap kenaikan angka didepan G adalah upgrade kemampuan dan kecepatan.

Dan apakah mahal? Sejauh ini data pasti harga berlangganan teknologi ini di Pakistan belum diperoleh karena di situs Wateen-pun masih tertera “availabe soon” untuk harga berlanggan. Tapi kalau Pakistan bisa kenapa kita tidak?! Fakta:

  • GDP indo: 3900 dollar, pakistan : 2600 dollar;
  • budget pengeluaran pemerintah indo: 78 bill dollar, pakistan 16 saja
  • …teman saya menyahut, “Fakta: kemarin di masjid, baik Indonesia maupun Pakistan sama-sama masuk daftar penerima sumbangan qurban!!”..nah lo.
  • Tapi teman saya juga menyahut lagi, ” soalnya itu orang-orang Asia Selatan (India, Pakistan -red) memang keranjingan WiMAX. VP Intel bagian telkom namanya Sriram Vishwanatan dan Chief Techno Officer Motorola namanya Padmasree…wuih, iya ya!

Ada apa dengan Indonesia? Sebenarnya usaha merintis kearah itu pernah dibangun. Sebuah perusahaan berinisial CMS pernah membangun usaha membuat jaringan WiMAX di tahun 2005-an. Tapi regulasi pemerintah juga-lah yang membatalkannya. Alokasi frekuensi belum memungkinkan, begitu saya baca. (”Siapa sih pemerintah itu?” celetuk keponakan saya). Sejauh ini aplikasi WiMAX masih terbatas dikampus UI. Sebenarnya apa sih untungnya memakai WiMAX, wah langsung deh terkenang kampung kelahiran dan tempat tinggal orang tua. Belum ada jaringan telepon yang fixed, lha listrik saja baru masuk tahun 2000-an… dan sampai tahun inipun kalau ingin ber-internet yang agak “sophisticated” harus berkendaraan 1 jam lebih sampai Jogja (Red: Itu terjadi ditengah pulau Jawa, bisa dibayangkan di Aceh, Kalimantan, Papua…).

Kalau ingin membangun infrastruktur yang fixed, artinya menggulung kabel dan menggotong tiang, bisa dibayangkan “keringat” yang harus diperas bukan? Dengan struktur daerah terpencil yang begitu menyebar di Indonesia, harusnya (menurut saya) teknologi nirkabel adalah sebuah kesempatan meneroboskan informasi secara murah.

How Wimax Works

[Gambar cara kerja dasar wimax, courtesy:howstuffworks]

Jadi kapan ya ponakan saya tadi bisa membuka-buka wikipedia, belajar bahasa asing langsung dari sumbernya atau malah bikin blog SD? Atau petani bisa melihat citra satelit dan membaca atau mendengarkan penerangan pertanian lewat RSS dan podcast seperti lagunya Slank??

Kang Yanto, apa jawabannya? (Kang Yanto bilang, “memangnya internet ada hubungannya sama padi?? “)

Bacaan lebih lanjut:

Kembali ke muka

Topik yang berkaitan:

One Comment, Comment or Ping

  1. Indonesia itu nanti kalau negara negara lain udah pada masang… trus akhirnya IKUTAN :D yaa itung itung TREND SESAAT :D

Reply to “Wimax: Pakistan vs. USA? Pakistan dong!”

kata-kata