3 Maestro Fotografi
Setelah selesai menonton pameran foto Robert Capa “Images of War” di salah satu museum tempat saya tinggal saya ingin sekali menulis tentang tokoh fotografi, baru sekarang kesampaian.
Ansel Adams (1902 - 1984)

Adalah ikon untuk fotografi lanskap hitam putih, pendiri kelompok f/64 yang berpakem pada teknik natural dalam memotret mendekati lukisan (f/64 adalah satuan terkecil diafragma untuk kamera format besar menghasilkan kedalaman rendering yang maksimum dari background sampai foreground) serta pencipta teknik Zone System. Satu karyanya termasuk dalam 106 gambar yang dikirim keluar angkasa bersama Voyager. Lihat karya-karya Ansel Adams disini.
Henri Cartier-Bresson (1908 - 2004)


Bapak street/candid photography dan salah satu pionir jurnalisme foto. Spesialis dengan kamera Leica berformat 35mm dan selalu menggunakan lensa tunggal (50mm) sampai akhir karir. Bresson sangat memuja obyek sehari-hari dan memadukannya dengan komposisi geometris yang indah (lihat bentuk bayangan foto diatas) serta momen yang tepat. Dia mendapat julukan “tangan kilat dan mata elang” karena ketajaman komposisi dan momennya. Dia juga tidak pernah beralih ke foto warna. Bresson juga seorang pelukis handal dan sempat tinggal di Bali dan sempat mengeluarkan buku foto Les Dances a Bali. Galeri foto Bresson ada disini, disini dan disini.
Robert Capa (1913 - 1954)

Robert Capa adalah pelopor fotografi perang yang sangat ikonik dan menjadi simbol fotojurnalisme sampai saat ini. Kalau Bresson banyak mengambil obyek kejadian sehari-hari, Capa mencari hidup dititik ekstrimnya, perang. Dia menjalani profesinya dengan sangat berdedikasi, memotret begitu banyak perang dari jarak sangat dekat dimana fotografer lainnya belum ada yang melakukannya. Mungkin karena dedikasinya juga, tahun 1954 dia meninggal terjebak di ladang ranjau di Indocina saat berusaha meliput peperangan disana. Capa bersama Bresson mendirikan Magnum, sebuah agensi fotojurnalisme yag sangat terkenal sampai saat ini. Anda bisa melihat banyak karya Capa disini dan disini.




8 Comments, Comment or Ping
Dino
Aku pernah pingin belajar fotografi (sampe udah dibelikan kamera segala), tapi gak mahir-mahir terus quit. Gampang pake kamera otomatis hehe..
Feb 11th, 2008
fisto
keren keren….infonya mantaps!
Feb 11th, 2008
Jauhari
Ini kok kebanyakan FOTOGRAFER hitam putuh yaa?
Feb 12th, 2008
princebananas
Ansel Adams emang yoi…..
kenapa hitam putih????? cuz blom ada film berwarna…….
zaman dulu juga kameranya full frame, jadi foto jaman dulu keren bgt BW nya……
Mar 14th, 2008
tree wR
waNNa be photograpHer ne…
taPi teknik na bLom biSa2…
May 18th, 2008
Iqwan
asik foto-fotonya
Jun 17th, 2008
tiFa
fotonya keren-keren .. aq lagie tertarik ma fotografi ,, tapi susah ..
yah . . lg nyari jaLan ..
he . he
Jul 20th, 2008
pawiro
top banget, maksimal di jamannya.
karya-karya monumental yang akan abadi dan dikenang
Jul 22nd, 2008
Reply to “3 Maestro Fotografi”