28 Jan 2008
Meskipun mengenai Soeharto secara personal ada yang berkata, some things are better left unspoken, tapi saya tak tahan untuk tidak mengutarakan opini pribadi saya. Menurut saya Pak Harto memiliki sifat bawaan manusia, ada baiknya..ada jeleknya dan ada nakalnya.
Hanya karena beliau seorang yang diberi kekuasaan atas ratusan juta rakyat selama puluhan tahun, sifat manusia biasa tadi memberi dampak yang sangat tidak biasa. Mungkin kita juga bersalah “membiarkannya” terlalu lama jadi penguasa, sudah terbukti kekuasaan yang terlalu lama membuat mabuk dan bisa mengubah orientasi dan sifat manusia, setangguh apapun. Lagi pula, menjadi pemimpin membuatnya harus mengambil keputusan, dan keputusan apapun tidak akan pernah bisa membuat semua orang senang.
Baik dan Buruk Seorang Soeharto
The Good:
- Menekan laju inflasi era 60-an (dari 650% di tahun 1966 menjadi hanya sekitar 13 % saja ditahun 1968) dan memperbaiki nilai rupiah.
- Somehow, memberi stabilitas keamanan dan persatuan nasional sesuatu yang susah sekali diukur namun sangat besar artinya terutama melihat semakin kesini semakin acak-acakan negara ini. Sebuah prestasi yang sering kita rindukan akhir-akhir ini, meskipun harus dicapai dengan lebih baik.
- Role model dalam bantuan sosial : yayasan trikora, yayasan supersemar (beasiswa pendidikan dasar sampai S3), yayasan seroja (santunan anak tentara yang gugur di timor timur), yayasan dwikora (santunan untuk anak yang orangtuanya gugur di konfrontasi dengan malaysia), yayasan harapan kita (RS. harapan kita), yayasan amal bakti muslim pancasila (pendirian masjid)
- Banyak orang menulis, andaikan Soeharto kekeuh tidak mau mundur tahun 1998 dan nekad menumpas demonstrasi mahasiswa….bisa dibayangkan…Indonesia mirip Myanmar atau mirip Tiananmen. Masih terbukti beliau seorang negarawan.
- Seberapapun besar dan jeleknya tuduhan dialamatkan orang padanya, dia tidak pernah ingin meninggalkan negeri ini.
The Bad:
Baca Selengkapnya..
28 Jan 2008
Mungkin sudah baca, sedikit mengingatkan bahwa adagium no pain no gain bisa jadi salah total (namun prinsip ekonomi sedikit biaya banyak hasil tampak berjalan baik) …. sialan :
via KOMPAS/AGUS SUSANTO
“Dulu modal saya untuk jadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat itu Rp187 juta. Enam bulan pertama sudah BEP, break even point.” Sembari makan siang di kantin, seorang anggota Dewan menceritakan pengalamannya secara blak-blakan kepada wartawan.
Dia juga menceritakan bagaimana praktik-praktik politik uang yang terjadi di DPR yang tidak bisa diceritakan dalam tulisan ini. Karena itu, dia termasuk yang tidak setuju dengan berbagai kebijakan anggaran di DPR yang arahnya terus menguras uang negara demi mempertebal “kantong” anggota Dewan. Dia merasa berbagai fasilitas yang selama ini dia terima sudah lebih dari cukup.
Pemberian insentif legislasi Rp 1 juta ke semua anggota Dewan yang tidak terlibat dalam pembahasan setiap kali pengesahan rancangan undang-undang, menurut dia, salah satu kebijakan yang tidak tepat.
Dua tahun terakhir
Baca Selengkapnya..
25 Jan 2008
Majalah LIFE memiliki daftar 100 foto yang dinilai paling berpengaruh dan ikut mengubah jalan sejarah dan atau sangat dramatis. Ini adalah daftar 10 foto dramatis dan bersejarah versi saya pribadi dan ada 5 yang berasal dari daftar LIFE. Keterangan foto diolah dari banyak sumber.
Eksekusi Gerilyawan Vietkong (1968)

Saat Jenderal Nguyen Ngoc Loan, kepala kepolisian Vietnam Selatan mulai menarik pelatuk pistol kearah seorang komandan gerilyawan vietkong, fotografer Associated Press Eddie Adams mulai menekan tombol shutter kameranya. Eddie Adams memperoleh penghargaan jurnalisme tertinggi, Pulitzer, lewat foto yang diambilnya ini. Namun lebih dari itu, foto ini mengubah opini masyarakat Amerika terhadap Perang Vietnam, memicu gerakan anti perang dan menginspirasi lahirnya generasi bunga di Amerika waktu itu. Bagi sang jenderal, foto ini membuatnya menjadi ikon kekejaman dan ejekan serta penolakan selalu menyertainya kemanapun dia pergi sampai akhir hayatnya.
Jenderal Soedirman Dalam Tandu (1948) 
Foto diatas saya dapatkan tahun 2001, dan saya kesulitan mengingat sumbernya. Pak Dirman adalah Jenderal pertama dan termuda yang dimiliki Indonesia, salah satu teladan dan tokoh terbesar yang dilahirkan bangsa. Tokoh yang dikenal sangat teguh berpegang pada prinsip ini juga sangat tangguh. Dalam keadaan sangat lemah karena paru-parunya tinggal sebelah, dia memimpin gerilya selama 7 bulan menghadapi agresi militer ke-2, berpindah dari hutan ke hutan dengan ditandu dan tanpa pengobatan sama sekali. Hanya semangat pasukan dan kepasrahan dirinyalah yang menjaganya tetap tegar. Semangat dan keteguhan Pak Dirman terus menjadi penggerak perjuangan kala itu. Dan foto ini seharusnya terus menjadi pengingat “dunia Indonesia” akan begitu banyak nilai baik, prinsip dan keteguhan yang mulai luntur dimana-mana.
Wanting A Meal (1993)

Kevin Carter berangkat ke Sudan dengan niatan untuk mengambil foto pemberontakan yang terjadi. Namun sesampainya disana, justru korban kelaparan-lah yang menarik minatnya. Dijalan dia mendapati seorang bocah perempuan kelaparan merangkak lemah susah payah menuju pusat pembagian makan, berhenti ditengah jalan dan mengumpulkan tenaga. Ditengah kejadian itu, seekor burung bangkai datang dan menunggu bocah tersebut. Carter-pun mengabadikan kejadian tersebut. Foto ini pertama dimuat dikoran New York Times, dan reaksi keras bermunculan mengkritik Carter yang tidak menolong gadis kecil ini. Carter beralasan dia sudah mengusir burung bangkai tersebut sesudah mengambil foto, namun tidak menolong si bocah karena konvensi fotografer yang tidak boleh ikut campur dalam konflik (?). kontroversi terus menghujani Carter, meskipun hadiah Pulitzer dia terima atas karyanya ini. Tahun 1994, Carter ditemukan bunuh diri dengan sengaja mengalirkan gas CO dari knalpot mobil kedalam ruangannya. Dia meninggalkan catatan yang isinya berupa penyesalan dan kesedihan karena tidak menolong si bocah, frustasi akibat terjerat hutang dan kesedihan karena sahabat karibnya tertembak. Foto ini selalu mengingatkan akan tragedi kemanusiaan di Afrika dan tragedi dalam dunia fotografi itu sendiri, keduanya memang tidak bisa dipisahkan.
Baca Selengkapnya..
24 Jan 2008
Tiada yang ternoda didunia ini selain pikiran
Dan tak seorangpun boleh disebut cacat kecuali yang kejam – William Shakespeare.
Saya mendapatkan kutipan diatas dari blog seorang aktivis yang berjuang untuk kesamaan hak kaum difabel, Bahrul Fuad dan beliau sendiri seorang difabel yang mengagumkan. Difabel adalah kata ganti resmi untuk penyandang cacat yang ternyata jumlahnya di Indonesia sangat banyak, lebih dari 10 juta. Jumlah difabel yang sebanyak itu memang belum mendapatkan perhatian layak dari pemerintah. Satu contoh kecil adalah aksesibilitas fasilitas umum, apalagi jika bicara lebih jauh tentang pendidikan dan pekerjaan.
Di hampir semua negara maju, fasilitas publik selalu dilengkapi dengan “jalur khusus” untuk penyandang cacat, dari parkir sampai bis umum dan kereta, dari tangga sampai kursi khusus. Gampang menemui orang dengan kursi roda di terminal dan stasiun kereta atau bioskop. Dan penyediaan fasilitas ini diwajibkan oleh konstitusi (saya juga pernah membaca undang-undang standar kelayakan bangunan publik di Swedia untuk menjamin aksesibilitas). Dalam ranah internet, konsorsium world wide web (W3C) juga sudah menyusun standar konten situs yang bisa diakses oleh kaum difabel.
Persamaan kesempatan bagi orang difabel, itu yang masih mahal di negara kita. Padahal dunia sudah menyaksikan, jika diberi kesempatan yang sama kaum difabel juga bisa terbang sangat tinggi, ini contoh kecilnya:
Baca Selengkapnya..
22 Jan 2008

Koleksi foto Library of Congress (perpustakaan kongres) yang baru saja di go-live di flickr. Ada sekitar 3500 foto bersejarah disana. Anda juga bisa melihat koleksi foto di situs katalog mereka. Ada banyak yang berstatus public domain, jadi bisa didownload. Foto perjuangan Dr. Martin Luther King mengusahakan persamaan hak kulit hitam.
Koleksi foto pemboman Hiroshima & Nagasaki di BBC. Koleksi foto perang dunia 1 dan 2. Koleksi foto uang kertas dari seluruh negara didunia sejak tahun 1900-an.
Koleksi foto sejarah komputer sejak tahun 1950-an (eniac), resolusi cukup besar sampai 9 mpx, dan bisa didownload. Koleksi foto sejarah radio. Koleksi foto majalah Time & Life. Galeri foto Ansel Adams, tokoh fotografi hitam putih.
22 Jan 2008
Jadi apa alasan kita untuk masih segan memulai usaha sendiri jika memang punya minat?
- Guru dan teman-teman bilang saya bodoh dan lamban: itu perkataan yang juga selalu diterima oleh Thomas Edison sampai ibunya tidak tega dan mengeluarkannya dari sekolah lalu memberinya home schooling. Tapi dari orang bodoh dan tuli inilah, 1093 hak paten penemuan tercipta dan perusahaan General Electric lahir.
- Saya masih terlalu muda: tanyakan kepada Anshul Samar, anak berusia 13 tahun ini menjadi CEO Elementao. Menjual kartu permainan bertema kimia untuk anak-anak. Dalam sebuah pidato, dia membuat skema investasi sebesar 1 juta dollar tahun ini. Warren Buffet, tokoh favorit Dino ini juga mulai membeli saham senilai 32 dolar diusia 11 tahun.
- Saya sudah kakek-kakek: Gerald Ritthaler bangkit dari masa pensiun dan memulai usaha snack berbahan yuca (semacam ketela) diusia 68 tahun. Usahanya masih jaya hingga sekarang, Ritz Food.
- Saya hanya punya gerobak dorong dijalanan dan kurang modal: nah kita perlu bertemu dengan Murniati Widjaja (es teler77), Hengky Tjoa (bakmi japos), Puspo Wardoyo (wong solo) dan Purdi Chandra (primagama)
- Saya tak bakat usaha dan hanya punya bakat menulis, itupun tak sehebat fantasi J.K Rowling: kenalkan tuan Napoleon Hill, wartawan kelas kampung ini nekad menginterview Andrew Carnegie (mantan orang terkaya dunia) dan bekerja untuknya tanpa digaji. Tapi dia mendapatkan kisah sangat hebat karenanya. Hasilnya? buku pengalamannya membuntuti Carnegie, Think & Grow Rich, menjadi salah satu buku bisnis klasik dan paling laris sepanjang masa
- Saya seorang kriminal dan punya sikap politik yang aneh: tanyakan kepada John Bird, berapa kali dia masuk penjara karena mencuri? tak terhitung. Anti-yahudi, anti-kulit hitam dan semua sentimen anti pernah dijalaninya sebelum bertobat. Namun gelar bangsawan Inggris juga disematkan padanya karena usahanya yang sekarang mendunia, The Big Issue.
- Saya tidak lulus kuliah: Liem Sio Liong lulusan SD, Bill Gates dan Steve Jobs drop out saat kuliah, Marc Zuckerberg (facebook) juga tidak pernah selesai kuliah.
- Saya takut kompetisi dan globalisasi: Google boleh mendominasi dunia, tapi tidak untuk Cina. Baidu adalah searching engine kesayangan Cina, tidak tersentuh.
- Pasar sudah jenuh: Karan Bilimoria dianggap bermimpi saat menjual bir khas india (Cobra) di Inggris dengan botol aneh, mana laku? tapi apa hasilnya? Cobra Beer saat ini memiliki aset lebih dari 100 juta pound dengan pertumbuhan 60% dan bir itu sekarang menguasai Inggris dan dijual sampai ke Afrika.
- Saya tak punya resep dahsyat: Asa Chandler membeli resep Coca-Cola hanya seharga 500 dolar dan menghasilkan milyaran kali lebih banyak.
Satu lagi, kita tak perlu selalu menjadi yang terhebat…cukup menikmati apa yang kita kerjakan dan sebisa mungkin mengalahkan ketakutan diri, itu sudah ter…kalau ada yang menghargai kerja kita, itulah bonus.